11 Agustus 2009

Puisi Proklamasi Kemerdekaan











I

proklamasi kemerdekaan
o, koma-koma indonesia
catatan ada dan menjadi
menuju segala harapan
melantur jadi berhala
kucel kotor berkarat
muter-muter janji-janji
ingar-bingar gincu-gincu
tetek bengek gemerlap
carut marut resmi
mengatasnamakan
Indonesia

proklamasi kemerdekaan
birokrasi menyulap upeti
slintutan dinas-dinas umum
merusak sekolah-sekolah
harga diri simpangsiur
bintang dasi bernyanyi
kebaya berbinar menari-nari
dengan tembang joget bising
jungkir balik kaum akar rumput
porak poranda teknologi
bangga diri tanpa pribadi
kitab-kitab suci rancap diri
mengelus-elus Indonesia

proklamasi kemerdekaan
di sekian terminal internasional
kalbu budi macet tanpa akal
berbuih kilah-kilah tanah asing
mengunyah ayat-ayat hantu
tampunglah tangis, airmata melaut
tuhan sudah hancur-hancuran
dirusak para jagoan agama
kesia-siaan para kurban
kebhinekaan purapura, kebuasan
segelintir kaum kalap mengerikan
terhenti di sebuah koma-kebuntuan
meracun hakikat Indonesia!

II

proklamasi kemerdekaan
o, koma-koma Indonesia
ada dan menjadi, menuju segala
memupuk harapan yang sekarat
mengumbang-ambingkan kesaksian
akalbudi menyembah kedunguan
perdagangan ilmu rancu hasrat
mahkota harapan kian sekarat!

o, Indonesia
di dalam koma-komamu
senyap rancu niat-niatmu
muntah mesiu pengawalmu
kuat karena peluru, negara apa!

o, Indonesia
di dalam koma-komamu
cipta karsa karya daun ungu
mencatat harapan yang sekarat
kejujuran hampa di gua, banyak dari kita
mandi susu di kuil emas ponsius pilatus
menari-nari cuci tangan dengan darah
ketika pertengkaran berbau surga
tanpa ujung bergulung-gulung
menjadi puisi berisi tai kerbau

o, Indonesia, proklamasi kemerdekaanmu
membusuk sudah segala jenis ibadahmu
kebiasaan buta, lolong kosong, hutan terbuang
meludahi rasa gagal dan kecemasan akalbudi
tak ada cara untuk sekedar bisa mengerti

ketika kucari-cari di kitab-kitab
amuk mengerikan menggasak galak
tepat di pusat jantungmu, Indonesia
amat telak, benteng kebodohan purba
segala impor hiruk pikuk meraja udara
lalu buat apa mengaduh, pura-pura
kok, lalu, masih demi Indonesia

bukan, bukan karena Indonesia, kalian mendoakan
empat penjuru kaki langit, hmm, alam budak kita
berkat mesin dollar sehingga kaum penganggur
menjadi bebek-bebek ngiler
merindukan bulan
mengelu-elukan sekaratnya harapan
patriotisme feodal, kejujuran mengungsi
bukan, bukan demi indonesia kalian bersaksi
cuma demi upeti yang muntah di bukit-bukit
segala aduh kita hanya desah
mengumbar sekaratnya harapan

III

proklamasi kemerdekaan
koma-koma Indonesia
pasal-pasal karet gudang mesin
berdebu mengotori budipekerti
tersembunyi dalam doa gelap

proklamasi kemerdekaan
koma indonesia sehari-hari
kesaksian hancur dalam korupsi
kaum kaki lima yang sial dan sirene
mobil para mafia pada jam-jam kerja
undang-undang hanya sebutir kepala
bising gedung-gedung ibadah megah
kesuciannya lenyap di kakus

o, Indonesia, tahu-tahu hadir sudah berdasi
berkebaya wangi, dikepung segala penjuru
oleh jurnalisme kata-kata berbatu
dogmatisme yang ganas
dominasi sosial mengerikan
kotbah-kotbah racun purba
kemiskinan memuliakan akalbudi
insan-insan tanpa sang aku
memanusiawikan Indonesia?

o, Indonesia, proklamasi kemerdekaanmu jeritan melati
keluhkesah rakyat tanpa modal, saham, kertas resmi
peluru resmi menembak jantung sendiri, bunda pertiwi
sungguh ngeri merindukan pelabuhan akhir yang sejati

Indonesia zamrud intan katulistiwa
adalah ruang tanpa cahaya waktu
kegenitan ungu menata-nata mimpi

indonesia gemah ripah loh jinawi
adalah kasak-kusuk dalam panji-panji
percabulan dalam garis haluan resmi
kehancuran kesepakatan yang tulus

maka inilah saatnya mendobrak
mumpung gairah hari proklamasi
mencakar-cakar kebekuan bersatu
kembalikan keindahan di letaknya
kembalikan titik-titik pada garisnya
agar rintih sekaratnya harapan
tinggal catatan rusaknya sejarah
ratap tangis gunung dan lembah

Sumber:
Radio Netherlands Worldwide

Daniel Zacharias
education from womb to tomb

1 komentar:

Anonim mengatakan...

hello... hapi blogging... have a nice day! just visiting here....